Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Manfaat Kacang Hijau, Baik untuk Ibu Hamil sampai Mengurangi risiko penyakit kanker

Manfaat Kacang Hijau
Kacang hijau merupakan bahan makanan yang cukup sering untuk dikonsumsi sebagian masyarakat Indonesia. Biasanya, orang mengonsumsi kacang hijau dalam bentuk bubur, isian onde-onde atau bakpia, sampai campuran es. Kacang hijau kaya akan vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan. 

Menurut Nutrition Data, dalam satu cangkir atau 202 gram kacang hijau rebus mengandung: 

  • Kalori: 212 kkal 
  • Lemak: 0,8 gram 
  • Protein: 14,02 gram 
  • Karbohidrat: 38.7 gram
  •  Serat: 15.4 gram 

Selain kandungan di atas, kacang hijau juga mengandung folat, mangan, magnesium, vitamin B1, B2, B5, B6, fosfor, zat besi, tembaga, kalium, seng, selenium, dan berbagai asam amino esensial. Dengan kandungan gizi yang melimpah tersebut, kacang hijau punya segudang manfaat penting untuk kesehatan. 

Dilansir dari Healthline yang dikutip dari situs health.kompas.com yaitu tentang manfaat kacang hijau untuk kesehatan adalah sebagai berikut: 

1. Mengurangi risiko penyakit kanker 

Kacang hijau mengandung antioksidan sehat, termasuk asam fenolik, flavonoid, asam caffeic, asam cinnamic, dll. Antioksidan membantu menetralkan molekul berbahaya atau radikal bebas. 

Kandungan radikal bebas yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan peradangan kronis, penyebab penyakit jantung sampai kanker.

Dari hasil uji laboratorium, antioksidan dalam kacang hijau dapat menetralkan kerusakan sel terkait kanker di paru-paru dan perut. Kabar baiknya, tak hanya kacang hijau yang kaya antioksidan. Kecambah yang tumbuh dari kacang hijau punya antioksidan lebih banyak ketimbang kacang hijau biasa. 


2. Mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke 

Sejumlah studi menunjukkan, antioksidan dalam kacang hijau dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Tingginya kadar kolesterol dalam darah, khususnya LDL, menjadi penyebab penyakit pembuluh darah seperti jantung dan stroke. Anda yang ingin mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke, coba rajin mengonsumsi kacang hijau. 

Baca juga: 7 Tanda skincare tidak cocok dengan kulitmu


3. Menurunkan tekanan darah 

Studi menyebut kolaborasi antara kalium, magnesium, dan serat yang terkandung dalam kacang hijau disebut dapat menurunkan tekanan darah. 

Tekanan darah tinggi adalah masalah kesehatan yang serius karena memicu penyakit jantung, stroke, sampai penyakit ginjal. Hal menarik lain, riset laboratorium dengan objek hewan menunjukkan, protein kacang hijau dapat menekan enzim yang secara alami memicu tekanan darah. 


4. Menjaga kesehatan pencernaan 

Kacang hijau merupakan bahan pangan tinggi serat. Serat dalam kacang hijau termasuk jenis larut yang disebut pektin. Pektin terbukti mampu memperlancar buang air besar. Caranya dengan mempercepat proses pergerakan makanan di usus.

Kacang hijau, seperti kacang-kacangan lainnya, juga mengandung pati resisten. Pati resisten bekerja mirip dengan serat larut, karena membantu memelihara bakteri baik di usus. 

Bakteri kemudian mencerna pati dan mengubahnya menjadi asam lemak rantai pendek bernama butirat. Studi menunjukkan, butirat dapat menyehatkan sel-sel usus besar, meningkatkan pertahanan kekebalan usus dari bakteri, sampai menurunkan risiko kanker usus besar.

Baca juga: Penyebab dan cara mencegah penuaan dini


5. Menurunkan kadar gula darah 

Kacang hijau berkhasiat membantu menjaga kadar gula darah tetap rendah. Kacang hijau mengandung serat dan protein, yang membantu memperlambat pelepasan gula ke aliran darah. 

Penelitian pada hewan menunjukkan, antioksidan vitexin dan isovitexin dalam kacang hijau juga membantu insulin bekerja lebih efektif. Seperti diketahui, gula darah tinggi dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Tingginya kadar gula darah terkait dengan diabetes, ibu dari segala penyakit kronis. 


6. Menyehatkan kehamilan 

Kacang hijau juga dapat menyehatkan kehamilan. Kandungan folat dalam satu cangkir kacang hijau rebus dapat mencukupi 80 persen kebutuhan harian tubuh. 

Folat sangat penting untuk ibu hamil atau wanita yang sedang menjalani program kehamilan. Ibu hamil yang tidak cukup mengonsumsi folat selama kehamilan, memiliki risiko melahirkan bayi cacat yang lebih tinggi ketimbang ibu hamil yang rajin mengonsumsi sumber folat. 

Baca juga: kebutuhan kalori harian dan cara defisit kalori yang benar

Kendati kacang hijau baik untuk ibu hamil, perempuan yang sedang mengandung disarankan menghindari makan tauge mentah. Bahan makanan mentah rentan membawa bakteri penyebab infeksi. 

Infeksi selama kehamilan dapat membahayakan ibu dan janin. Walaupun kacang hijau baik bagi kesehatan, teknik mengolahnya perlu diperhatikan. 

Melansir Medical News Today, kacang hijau paling baik direbus. Anda bisa mengolahnya untuk campuran minuman, salad, dan lainnya. Sedangkan untuk bubur kacang hijau, hindari terlalu banyak campuran santan dan gula.

sumber; health.kompas.com

Posting Komentar untuk "6 Manfaat Kacang Hijau, Baik untuk Ibu Hamil sampai Mengurangi risiko penyakit kanker "