Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Tips Mengelola Money Management (MM) yang baik Di Trading Forex

5 Tips Mengelola Money Management (MM) yang baik Di Trading Forexsumber gambar: pikirantrader.com

Trading forex merupakan bisnis yang sangat beresiko, maka dari itu seorang trader harus mampu mengelola keuangan yang baik di trading forex untuk meminimalisir kerugian.

Manajemen risiko atau yang dikenal dengan istilah risk management, merupakan faktor terpenting dalam dunia trading forex. Karena forex merupakan bisnis yang bisa mendapatkan keuntungan yang besar, dan tentunya memiliki tingkat risiko yang tinggi juga. 

Management risiko yang baik bukan hanya melindungi Anda dari kerugian, Tetapi akan membuat trader dapat  bertahan dalam dunia trading forex dalam jangka waktu panjang?

Perlu memahami informasi Money Management (MM) dengan baik, yang mana MM mencakup berapa lot di setiap posisi trading, jarak antara harga entry (open position) dengan Stop Loss (SL) dan target profit, serta jumlah maksimal posisi trading yang akan dibuka dalam satu waktu bersamaan.


Tips Mengelola Money Management (MM) yang baik

Berikut ini Beberapa tips mengelola money management (MM) yang baik yang telah dirangkum dari berbagai sumber untuk meminimalisir kerugian pada bisnis forex anda,

1. Jangan Terbawa Emosi 

Point penting dalam trading forex adalah jangan terbawa emosi. karena trading forex ini adalah bisnis anda bukan untuk bermain judi.

Baca juga: 4 Psikologi yang Harus diwaspadai Trader dalam Trading Forex


Trader yang memiliki psikologi trading yang lemah, biasanya akan mudah tertarik untuk bermain dalam modal yang besar dan tidak terarah. Seperti yang dijelaskan diatas, karena terbawa emosi setelah profit berulang, langkah berikutnya trader tiba – tiba mengeluarkan modal yang sangat besar dengan berharap mendapatkan keuntungan kembali. Hal ini tentunya malah akan merugikan trader, karena resiko kehilangan atau loss menjadi sangat besar.

Oleh karena itu sebagai trader, anda harus benar  dapat memanage psikologi trading anda dengan baik ya. Melakukan suatu hal menggunakan emosi tidak akan memberikan keuntungan apapun, begitu juga saat trading. maka usahakan kita bisa mengendalikan diri kita saat terjadi hal – hal yang tidak diinginkan saat trading.


2. Mengatur Rasio Reward-to-Risk

Salah satu konsep manajemen risiko yang dapat Anda lakukan adalah Rasio Reward-to-Risk. Reward-to-Risk Ini adalah perbandingan antara risiko dan hasil yang dinginkan. Anda bisa menentukan keuntungan yang diinginkan dengan besarnya risiko yang Anda mau toleransi. 

Contohnya, jika Anda menggunakan rasio 1:3 untuk risiko sebesar $100. Dalam hal ini, Anda mengharapkan keuntungan sebesar $300 dengan risiko $100. Dalam kata lain, trader akan tetap mendapatkan keuntungan 3 kali lipat lebih besar dari kerugian yang dialami. 


3. Menentukan Exit Plan

Selanjutnya untuk money management yang baik adalah menentukan exit plan dengan konsisten. Exit plan atau posisi keluar saat trading forex tidak kalah penting dengan posisi masuk. Bisa dibilang, bahkan lebih penting karena posisi keluar menentukan seberapa besar keuntungan atau kerugian yang Anda terima. 

Pastikan emosi Anda terkendali. Usahakan untuk tidak tergoda mengubah stop loss Anda karena bisa mengganggu rencana awal manajemen risiko Anda. Selain itu, jangan mengubah target profit yang sudah Anda rencakan hanya karena rasa serakah sesaat. 


4 Cut loss

Pada Bisnis trading forex, akan ada saat di mana situasi tidak sesuai dengan analisis yang telah Anda lakukan. Jika Anda dihadapi situasi dalam kerugian, cutloss adalah satu cara yang dapat anda terapkan untuk menghadapinya.

Pada strategi ini Anda bisa membatasi risiko kerugian yang mau diterima. Tentukan titik stop loss dan ketika harga bergerak berlawanan dengan arah posisi Anda, Anda akan menutup posisi di titik tersebut. Dengan begitu, Anda bisa meminimalisir kerugian yang ada.


5. Cut loss and switch

Mengelola money management yang terakhir adalah cutloss and switch. Tidak terlalu berbeda dengan strategi sebelumnya, cut loss and switch juga bisa digunakan untuk segera menutup transaksi jika sudah mencapai batas kerugian tertentu. 

Bedanya, setelah menutup transaksi, Anda akan langsung membuka posisi transaksi baru sesuai dengan arah pergerakan harga pasar saat itu. Namun, yang paling penting adalah jangan membuka posisi hanya karena ingin balas dendam. tetapi entry lah karena sesuai dengan SOP yang telah anda buat.


Posting Komentar untuk "5 Tips Mengelola Money Management (MM) yang baik Di Trading Forex"