Rabu, 16 Februari 2022

PEMELIHARAAN ITIK PETELUR



PEMELIHARAAN ITIK PETELUR

 

Ada tiga faktor utama yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaan itik  yang  benar  sesuai  dengan  tahapan  fisiologis ternak itik :

a.  Bahan dan Bentuk Kandang b.  Tatalaksana Pemeliharaan

c.  Jenis dan Bahan Pakan serta Cara Pemberiannya

 

1.  Pemeliharaan Anak Itik

 

Masa 0 – 4 minggu

 

    kandang panggung, dari kawat dengan alas bahan lunak

•   20 – 25 ekor per m2

 

    fasilitas lampu pemanas (lamanya tergantung suhu lingkungan)

•   pakan dan air selalu tersedia

 

Masa 5 – 8 minggu

 

•   10 – 15 ekor per m2

 

•   tanpa lampu pemanas



2.    Pemeliharaan Itik Dara (masa pertumbuhan) : umur 8

 

– 20 minggu

 

•   kandang kelompok

 

    bahan lantai terbuat dari semen atau tanah yang dipadatkan dengan diberi campuran pasir dan kapur

    saluran air dangkal untuk minum dan membersihkan badan

•   kepadatan 6 – 8 ekor per m2

 

•   air minum tersedia terus menerus

 

•   pemberian pakan 2 kali per hari

 

•   pada akhir periode, bobot badan ideal tidak melebihi

 

1,6 kg


3.   Pemeliharaan Itik Petelur (masa produksi) : umur 20 minggu keatas

    masa  produksi telur  yang  ideal  adalah  selama  1 tahun

    kandang liter (tidur dan bertelur) yang beratap, dan kandang lantai (bermain, makan dan minum) yang terbuka, dengan perbandingan 1/3 dan 2/3

    lantai liter dialasi  campuran pasir dan  kapur dan ditutup dengan kulit padi atau sekam

    tersedia saluran air yang lebar dan dangkal untuk minum, membersihkan bulu dan mempertahankan suhu tubuh

•   kepadatan kandang tidak melebihi 4 ekor per m2

 

•   air minum tersedia terus menerus

 

•   pemberian pakan 2 kali per hari

 

•   pengambilan telur pada pagi hari

 

    kebersihan tempat pakan, tempat minum dan lantai kandang harus terjaga

•   cahaya lampu kecil untuk malam hari

 

•   tersedia obat anti stress

 

4.  Produksi Telur Tetas dan Telur Konsumsi

 

    perlu adanya pembedaan yang jelas demi efisiensi usaha


    untuk     menghasilkan     telur     konsumsi     tidak memerlukan adanya itik jantan

    untuk  menghasilkan telur  tetas  perlu  adanya  itik jantan      dengan  perbandingan   jantan  dengan maksimum 8-10 itik betina, dalam kelompok yang tidak terlalu besar (40-50 ekor per petak kandang)

•   kawin alam untuk kandang kelompok, atau kawin

 


Di bawah ini terdapat beberapa contoh bentuk kandang itik petelur, masing-masing dengan bahan maupun rancangan yang berbeda. Akan tetapi kalau dilihat dengan cermat akan tampak bahwa ketiga bentuk tersebut memiliki pola yang sama (seperti terlihat dalam skema kandang di atas ), yaitu terdiri dari 2 bagian


di  mana 1/3 bagian  tertutup dan  beratap untuk itik tidur dan bertelur dan 2/3 bagian yang terbuka sebagai halaman untuk itik makan, minum dan bermain pada siang hari. Perbedaan bahan kandang yang dipakai menentukan kemudahan dalam perawatan dan  umur  pakai  dari  kandang  tersebut.  Lantai  kandang  harus dijaga agar tetap kering, jangan ada air tergenang.

 

 

Pemberian pakan itik disesuaikan dengan kebutuhan gizinya sesuai dengan tahapan pertumbuhan maupun masa produksinya. Uraian tentang kebutuhan gizi itik dapat dilihat pada bagian lain dari panduan ini. Kebutuhan gizi itik tersebut harus dipenuhi oleh peternak karena ternak itik yang dipelihara secara terkurung tergantung sepenuhnya pada pakan yang diberikan. Kebutuhan gizi tersebut dapat dipenuhi dengan menggunakan kombinasi beberapa bahan pakan dalam menyusun pakan lengkap itik. Jumlah kebutuhan pakan ternak itik petelur dapat dilihat pada Tabel 1., dan angka-angka tersebut hanya merupakan angka perkiraan karena jumlah persisnya sangat bervariasi tergantung pada jenis itik, kualitas pakan dan ukuran badan itik.


 

Pengikut

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *